Memberi Kesehatan Bayi Melalui Imunisasi

Kesehatan Bayi Melalui Imunisasi – Hari ini saya akan menyampaikan informasi penting bagi anda yang mempunyai seorang anak (bayi). Karena kenapa saya melihat banyak sekali orang tua di zaman sekarang ini selalu bertanya-tanya  bagaimana caranya merawat anak agar tetap sehat pada masa bayi? Oke saya akan memberikan tips, didalam artikel ini bagaimana caranya agar anak (bayi) tetap sehat.

Apa itu Imunisasi ?

Sebelum itu apakah kalian sudah mengenal apa yang di maksud dengan imunisasi itu ? Jika belum saya akan menjelaskan apa yang di maksud dengan imunisasi. Imunisasi ialah pemberian kekebalan tubuh terhadap suatu penyakit dengan cara memasukan suatu vaskin kedalam tubuh agar tubuh membuat zat antibodi sehingga menjadi kebal terhadap penyakit apapun. Pemberian imunisasi bagi bayi dan balita merupakan sesuatu hal yang sangat penting. Kekebalan alami telah diperoleh bayi dengan pemberian ASI. Namun seiring kekebalan tubuh bayi akan semakin berkurang seiring dengan pertambahan usianya sehingga lebih rentan terkena penyakit. Oleh karena ituimunisasi wajib di berikan di usia bayi dan balita.

Imunisasi yang di berikan kepada anak sejak usia bayi bertujuan untuk memberikan kekebalan agar dapat terhindar dari penyakit, dan mencegah anak menderita cacat, dan mencegah kematian karena penyakit. Pelayanan imunisasi dapat diperoleh di Posyandu, Bidan, Praktek Dokter, rumah bersalin dan rumah sakit.

Imunisasi yang wajib diberikan pada bayi.

  1. Hepatitis B

Imunisasi hepatitis B di suntikan pada paha balita setelah balita itu lahir, sebelum dari 12 jam.pemberian vaksin ini untuk mencegah penularan virus hepatitis B di dalam darahnya. Virus ini dapat menyebar melalui kontak darah atau cairan tubuh lain. Ada detoksifikasi dari imunisasi ini adanya demam ringan. Imunisasi pada hepatitis ini di ulang kembali setelah 6 bulan dan 1 bulan.

  1. Imunisasi polio

polio diberikan untuk menangkal virius polio yang dapat mengakibatkan kelumpuhan. Imunisasi polio diberikan dengan cara tetesan kemulut bayi sebanyak 2 tetes. Imunisasi polio diberikan pada usia 0 bulan, 2 bulan, 4 bulan, 6 bulan, 18-24 bulan dan 5 tahun. Ingat imunisasi polio ini tidak boleh diberikan pada bayi yang menderita diare dan penyakit parah.

  1. Imunisasi BCG

Imunisasi BCG diberikan untuk mencegah penyakit tuberkulosis. Imunisasi ini di suntikan di lengan atas sebelah dalam dan di berikan satukali sebelum bayi berumur 3 bulan. Ingat apa bila umur sudah hendak 3 bulan hendak diberikan imunisasi dulu untuk memastikan tuberculin negatif.

  1. Imunisasi DPT

Imunisasi DPT disuntik di pangkal paha yang berfungsi untuk mencegah penyakit difeteri (menyerang tenggorokan), pertusis (batuk rejam) dan tetanus (infeksi akibat luka yang dapat menimbulkan kejang). Imunisasi ini dapat diberikan pada usia 2 bulan, 4 bulan,6 bulan, 18-24 bulan dan 5 tahun serta 12 tahun. Ingat DPT tidak boleh diberikan pada bayi apa bila bayi tersebut sakit parah, kejang dan panas tinggi.

  1. Imunisasi campak

Imunisasi campak disuntikan dilengan kiri atas yang diberikan pada bayi pada usia 9 bulan dan 6 tahun. Ingat imunisasi ini tidak boleh diberikan pada bayi yang sedang panas tinggi atau menderita penyakit.

Mungkin hanya sampai disini sajah pembahasan tentang memberikan Kesehatan Bayi Melalui Imunisasi. Semoga informasi ini bisa bermanfaat buat keluarga anda, dan juga yang baru di karuniakan seorang anak ini adalah  langkah yang tepat cara memberikan kesehatan bayi melalui imunisasi. Apa bila ada kekurangan dari saya kritik dan saran yang membangun untuk artikel saya kedepan. Dan satu lagi jangan lupa view, like and komentar di bawah ini cukup sekian dan terima kasih.

Baca juga : Kebersihan Dan Kesehatan Ibu Hamil

candywijaya

lebih baik di lakukan dari pada tidak sama sekali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *